You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Organisasi di Jakbar Ikuti Sosialisasi Penanganan Gangguan Konflik
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Gelar Sosialisasi Penanganan Konflik

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar sosialisasi penanganan gangguan konflik sosial bagi kader organisasi masyarakat (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP). Diharapkan, kader organisasi tersebut mampu mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif dan aman.

Peran serta Ormas dan OKP sangat diperlukan membantu pemerintah menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif

Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Denny Ramdany mengatakan, sosialisasi diikuti kader dari 20 organisasi masyarakat dan kepemudaan di Jakarta Barat. Sosialisasi bertujuan agar mereka turut membantu pemerintah menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan aman.

“Peran serta Ormas dan OKP sangat diperlukan membantu pemerintah menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya, Senin (26/9).

Komunikasi Informal Antar Ormas Harus Lebih Intensif

Diakui Denny, hingga saat ini, Jakarta Barat relatif kondusif. Namun, dirinya tetap mengingatkan para ormas, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat untuk tidak terlena. Sebab, warga Jakarta Barat terdiri dari berbagai ras, suku, agama dan golongan yang potensial terjadi gesekan.

"Keberadaan Ormas, OKP, dan tokoh masyarakat memiliki peran penting menyelesaikan permasalahan di lingkungan masing-masing sebagai penengah yang netral," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6883 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5678 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3425 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati